Saat Indah. Ada saat di mana kita menangis seorang diri dan Tuhan yang menghapus setiap tetes air mata kita. Tuhan begitu memahami bahasa tetes air mata jauh melebihi doa-doa yang kita panjatkan. Ada saat di mana kita berteriak meminta tolong sebab tak seorang pun yang mau menolong kita, dan Tuhan selalu menyediakan telinga-Nya untuk mendengar
Sejak saat pertama melihat senyumannya. Jantung berdebar-debar inikah pertanda. Namun ternyata salah harapanku pun musnah. Sejak aku melihat kau s'lalu dengannya. Tuhan tolong aku ingin dirinya. Rindu padanya memikirkannya. Namun mengapa saat jatuh cinta. Sayang sayang dia ada yang punya. Mungkin ku harus pergi untuk melupakannya.
jemaatgpmsilo.org. KATA PENGANTAR. Atas perkenaan Tuhan Yesus Kepala Gereja, maka Gereja Protestan Maluku akan merayakan Ulang Tahun yang ke-85, di tanggal 06 September 2020, dengan Tema: "Menjadi Gereja Yang Menghamba Kepada Allah". Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun GPM ini, akan dilaksanakan Pekan Bina Keluarga yang berlangsung dari tanggal 30 Agustus - 06 September 2020, bertepatan
Ada 3 catatan tentang Hana dalam teks ini, yaitu: (1) Hana adalah seorang nabi perempuan (Nabiah), namanya berarti penuh anugerah. (2) Hana adalah seorang janda yang berumur 84 tahun. Ia hidup bersama suaminya hanya selama tujuh tahun, dan sesudah itu ia menjanda. Hana menjalani hidup dengan tidak meratapi kemalangan nasibnya.
Lirik Lagu Saat Indah. Saat indah kuberhadapan dengan-Mu. Memandang wajah-Mu Yesus kekasih jiwaku. Bawa daku erat dalam pelukan-Mu. Menikmati kasih dan indahnya hadirat-Mu. Hadirat-Mu Tuhan kurasakan. Kekudusan-Mu Bapa penuhiku.
Namun Lewiatanpun tunduk pada kuasa dan pengaturan Tuhan. Tuhan menjadi pengendali seluruh alam ciptaan. Ayat 31 - 35, Allah memiliki kuasa untuk membuat segala sesuatu sesuai dengan kehendakNya. Itulah yang menjadi pujian pemazmur. Tuhan menjadi sumber sukacita pemazmur. Ia bertekad untuk memuji Tuhan dan bermazmur bagi Tuhan seumur hidupnya.
Dengan Wanita di Sumur. YESUS berhenti untuk melepaskan lelah dekat sebuah sumur di Samaria. Murid-muridnya pergi ke kota membeli makanan. Di sini Yesus sedang bercakap-cakap dengan seorang wanita. Wanita itu mau mengambil air. Yesus berkata kepadanya: 'Berilah aku minum.'. Ini membuat wanita itu sangat terkejut.
Tuhan at au pesan homilinya, disesuaikan dengan apa yang terjadi saat i tu dan kini serta dekat dengan pengalaman umat, makna dan pesannya tersampaikan dengan kehidupan keseharian umat (Pareira
YVP2ZB.