TRIBUNNEWSCOM, BOGOR - Cerita mistis penampakan hantu tanpa kepala di terowongan Paledang, Kota Bogor dialami para pendatang di kampung tersebut.. Aep (51) menjelaskan, penampakan hantu tanpa TerowonganKereta Api Paledang yang berada di Bogor, Jawa Barat menyimpan cerita horor. Pasalnya, konon lokasi tersebut sering terjadi penampakan hantu tanpa kepala. Pada tahun 2000 memang tragedi berdarah di Jalan Paledang, Kota Bogor ini menyebabkan 12 orang tewas secara mengenaskan. Dilihatsekilas, Terowongan Kereta Paledang ini memiliki ruang yang sempit tak seperti terowongan pada umumnya. Hal ini yang kemudian menelan korban jiwa dan banyak sumber menjelaskan, tersimpan cerita horor seperti arwah korban kecelakaan kereta masih ada di sana. Gentayangan! Sepentasterlihat terowongan Kereta Paledang ini memiliki ruang yang sempit tak seperti terowongan pada umumnya. Hal ini yang kemudian menelan korban jiwa dan banyak sumber menjelaskan, tersimpan cerita horor seperti arwah korban kecelakaan kereta masih ada di sana. Gentayangan. MenurutEko, kenaikan tarif tidak akan membuat pelanggan kereta api berkurang. Karena akan diimbangi dengan pelayanan yang lebih baik. Lagi pula, tarif kereta ekonomi tetap lebih murah dibanding moda transportasi lain seperti bus. "Misalnya untuk Solo-Jakarta, bus pasti di atas Rp 100 ribu. Sedangkan kereta ekonomi hanya 43 ribu," ujarnya. POJOKBOGORcom- Terowongan Paledang terkenal angker kerap menjadi pembicaraan di publik, salah satunya pun di ranah media sosial. Salah satu komentar saling bersaut itu ada di grup Facebook KRL Mania. Hal itu berawal dari postingan Bambang Eko Nugrahanto. Berikut beberapa komentar warganet: "Terowongan rambut masih kena..sangat Sebelumnyadiberitakan di Pojokbogor.com, di balik angkernya Terowongan Paledang, tersimpan cerita haru. Rel perlintasan kereta peninggalan zaman Belanda itu dibuat dengan berdarah-darah. Bukan saja banjir keringat, tapi tak sedikit pribumi yang menjadi pekerja rodi tewas saat membangun rel yang menghubungkan Bogor ke Sukabumi itu. Kononkatanya, warga setempat percaya jika terowongan Paledang yang sering jadi perlintasan itu memiliki aura angker dan mistis tersendiri. Sebab, rel itu dibangun dengan nyawa para pekerja rodi. Rel perlintasan kereta peninggalan zaman Belanda itu dibuat dengan berdarah-darah, karena nggak sedikit warga pribumi yang menjadi pekerja rodi tewas saat membangun rel yang menghubungkan Bogor ke arah Sukabumi itu. eAdHzN. Pada 22 tahun yang lalu, terjadi peristiwa kelam di Terowongan Paledang, ketika puluhan pelajar meregang nyawa ketika menaiki kereta api Bogor-Sukabumi. Pada 2000, sekitar 20 pelajar yang naik kereta api, tapi bukannya masuk ke dalam gerbong, mereka malah naik di ini biasa ditemukan di kereta api Indonesia sebelum masa Pak Jonan menjadi direktur utama PT KAI. Suasana kereta api saat itu tidak jelas, sumpek, perokok di mana-mana, pedagang yang masuk dengan bebas, bahkan penumpang yang duduk di lantai pelajar itu mendapat teguran dari petugas kereta api dan meminta mereka untuk turun, mengingat terowongan yang berada di Jalan Paledang, Bogor Tengah, Kota Bogor ini memang dibangun sangat sempit oleh kolonial Belanda. Namun, wejangan petugas kereta api itu masuk telinga kanan keluar telinga kiri. Para pelajar itu tetap haha-hihi di atas gerbong beberapa sumber, kereta api saat itu melaju sangat cepat akibat keterlambatan pemberangkatan. Hal itu biasa dijumpai di masa kelam perkeretaapian Indonesia, berbeda dengan sekarang yang memiliki jadwal pasti dengan perjalanan yang tepat ketika kereta api itu memasuki Terowongan Paledang, banyak pelajar yang tidak bisa menghindarinya. Meskipun, ada beberapa yang langsung melompat keluar gerbong untuk menyelamatkan nyawa mereka. Tetapi, puluhan pelajar lainnya tewas dengan kondisi mengenaskan. Terowongan ini hanya memiliki panjang 10 meter, tetapi ukurannya saat itu hanya muat untuk kereta api, tidak ada celah sama sekali. Hal ini membuat kondisi para korban tidak karuan, bahkan ada yang anggota tubuhnya rumor yang beredar, para pelajar itu hendak menggelar perkemahan di masa liburan sekolah. Tetapi, ternyata rencana liburan itu harus pupus ketika nyawa mereka melayang karena tidak mengindahkan teguran ini membuat warga sekitar histeris ketika mendatangi lokasi. Setelah kejadian itu, Terowongan Paledang menjadi angker, dan banyak kisah seram yang muncul usai kejadian warga lokal kerap melihat sosok pelajar berjalan menyusuri Terowongan Paledang dengan tas ransel, tapi sosok itu terlihat tanpa kepala. Tidak hanya itu, ada juga yang sering mendengar suara jeritan kesakitan, yang konon merupakan suara korban tragedi Terowongan satu yang paling menyeramkan adalah adanya penampakan sekelompok pelajar yang nongkrong di dalam terowongan. Namun, ketika didekati, mereka menghilang entah ke mana. Keangkeran Terowongan Paledang ternyata tidak hanya karena tragedi kelam tersebut, sejarah pembangunannya pun menyisakan kengerian ada informasi pasti tentang kapan terowongan ini dibangun. Tetapi, berdasarkan beberapa sumber yang saya temukan, Terowongan Paledang dibangun sekitar tahun 1800-an. Tentunya, terowongan ini dibangun oleh kolonial Belanda di masa sebelum tragedi Paledang, konon katanya, terowongan ini dibangun dengan nyawa para pekerja rodi. Katanya, ada banyak pekerja tewas ketika terowongan yang menghubungkan Bogor-Sukabumi ini dibangun. Namun, jalur kereta di sekitar Paledang menjadi salah satu pusat perekonomian terbaik di zaman terowongan tersebut sudah mendapatkan banyak renovasi karena proyek double track. Ukuran terowongannya pun sudah diperlebar sehingga tidak sempit. Bahkan, beberapa warga lokal di Paledang menyebut keangkerannya memudar ketika terowongan itu sudah begitu, hingga saat ini masih saja ada warga yang bersaksi mendengar suara jeritan dan sosok tanpa kepala berjalan di sekitar jalur ini. Tetapi, kata anak kampung sini, sosok-sosok itu sejatinya tidak mengganggu. Namun, alangkah baiknya kita mengambil hikmah dari kejadian itu, jangan sekali-kali melanggar aturan safety. Nyawa kalian begitu Muhammad Afsal Fauzan S. Editor Rizky PrasetyaBACA JUGA Stasiun Cipeundeuy Beneran Sakti Atau Keselamatan Harga Mati?Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content UGC untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di diperbarui pada 27 Oktober 2022 oleh Rizky Prasetya - Cerita horor nyata tragedi kecelakaan kereta paling parah di Indonesia, yaitu kecelakaan kereta di Terowongan Paledang, Kota Bogor. Dimana pada 2000 silam, pernah terjadi kasus keceplakaan kereta di Terowongan Paledang, Kota Bogor, sempat viral karena menelan puluhan korban jiwa dari penumpangnya. Cerita horor Terowongan Paledang ini bermula dari sekelompok anak sekolah SMA yang masih berpakaian lengkap menaiki kereta api jurusan Bogor-Sukabumi pada 22 tahun lalu, dikutip dari TikTok therealadhitya. Namun para pelajar tersebut saat menaiki kereta bukannya masuk kedalam kereta, mereka justru naik ke atap kereta sambil duduk-duduk di atas sana. Hal tersebut justru ditegur oleh petugas kereta api, dirinya sudah mengingatkan agar tidak naik di atas kereta karena sangat berbahaya, apalagi jalur kereta tersebut melewati sebuah terowongan yang sangat sempit. Nasehat dari petugas kereta tersebut justru tidak digubris oleh sekelompok pelajar, mereka tetap duduk di atas kereta. Baca Juga Kisah Horor Curug Panjang Bogor, Terdapat Pintu Menuju Ke dunia Lain Di mana Pada saat itu kereta jurusan Bogor- ukabumi melaju dengan sangat cepat, karena mengajar jadwal keterlambatan. Hingga akhirnya kereta tersebut mulai memasuki kawasan Terowongan Paledang, naasnya banyak dari beberapa pelajar yang tidak dapat menghindarinya. Hingga akhirnya terjadilah kecelakaan tersebut, beberapa dari mereka juga berhasil ada yang selamat dengan cara melompat dari kereta sebelum masuk ke Terowongan Paledang. Baca Juga Mistis! Sejak Pohon Randu Ditebang, Rentetan Kecelakaan Terjadi di Jalan Tentara Pelajar Bogor Sedangkan yang tidak selamat harus terbentur dan terjepit oleh terowongan Paledang, dikarenakan Terowongan Paledang itu sangat sempit hingga hanya muat untuk ukuran keretanya saja. Masyarakat setempat dan orang-orang di sekitar kejadian tercengang dan histeris melihat kejadian tersebut, karena mereka melihat tubuh korban yang sangat mengenaskan. Namun sebelum kejadian tersebut terjadi, baru kasih tempat sempat mengalami beberapa keganjilan. Terkini Selasa, 16 Agustus 2022 2325 WIB Kecelakaan kereta di Taiwan tahun 2018. Wikimedia Commons/總統府 JAKARTA - Kecelakaan kereta terjadi di Taiwan pada awal libur panjang akhir pekan, saat sebuah kereta tergelincir di dalam terowongan di Taiwan timur pada Jumat 2 April. Empat orang diperkirakan tewas, sementara lebih dari 20 orang diperkirakan mengalami luka-luka, ketika tim penyelamat berjuang untuk mencapai gerbong yang hancur, kata Departemen Pemadam Kebakaran, melansir yang menuju Taitung itu keluar dari rel di sebuah terowongan di utara Hualien, menyebabkan beberapa gerbong menabrak dinding terowongan, kata Departemen Pemadam Kebakaran Taiwan dalam sebuah empat orang diyakini tewas, tiga orang dengan luka serius telah dikirim ke rumah sakit dan sekitar 20 orang dengan luka ringan sedang menunggu untuk dibawa ke rumah sakit, akibat kecelakaan kereta kereta tersebut membawa sekitar 350 orang penumpang. Proses evakuasi penumpang masih terus dilakukan."Antara 80 hingga 100 orang telah dievakuasi dari empat gerbong kereta pertama, sementara gerbong lima hingga delapan telah 'berubah bentuk' dan sulit diakses," tambah Departemen Pemadam Kebakaran. BACA JUGA Pada 2018, 18 orang tewas dan 175 lainnya luka-luka dalam kecelakaan kereta akibat tergelincir keluar dari rel di timur laut Taiwan, dalam bencana rel terparah di pulau itu dalam lebih dari tiga dekade.